Membawa Pesan Sejarah Desa Tertua, Kontingen Kecamatan Ngawen Pukau Ribuan Warga di Karnaval Budaya Klaten 2026
Membawa Pesan Sejarah Desa Tertua, Kontingen Kecamatan Ngawen Pukau Ribuan Warga di Karnaval Budaya Klaten 2026
KLATEN – Sorak-sorai ribuan warga mewarnai sepanjang Jalan Pemuda pada Selasa, 18 Agustus 2026. Perayaan Karnaval Budaya Kabupaten Klaten tahun ini kembali digelar dengan meriah, dan Kontingen Kecamatan Ngawen berhasil mencuri perhatian penonton serta tamu undangan di panggung kehormatan yang berada tepat di depan Rumah Dinas Bupati Klaten.
Tahun ini, Kecamatan Ngawen tidak sekadar menampilkan parade kostum yang indah, melainkan membawa sebuah pesan sejarah yang sangat berharga bagi identitas Kabupaten Klaten. Kontingen Ngawen mengusung tema agung bertajuk "Manusuk Sima Upit".

Menghidupkan Kembali Sejarah Prasasti Upit
Tema "Manusuk Sima Upit" dipilih untuk mengangkat kembali narasi sejarah Prasasti Upit (yang kini berada di wilayah Ngupit, Kecamatan Ngawen). Prasasti ini merupakan bukti otentik yang menetapkan Upit sebagai desa tertua.
Karnaval Budaya Klaten 2026 sukses menjadi etalase kekayaan budaya lokal. Melalui tema "Manusuk Sima Upit", Kecamatan Ngawen membuktikan bahwa sejarah tidak hanya hidup di dalam buku teks, tetapi bisa dirayakan dengan penuh sukacita oleh seluruh lapisan masyarakat.


What's Your Reaction?







