Kecamatan Ngawen dan Klaten Tengah Bersinergi Gelar Pelatihan MFR Gabungan
Kecamatan Ngawen dan Klaten Tengah Bersinergi Gelar Pelatihan MFR Gabungan
LATEN – Dalam upaya mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana dan responsif terhadap kondisi gawat darurat, Pemerintah Kecamatan Ngawen dan Kecamatan Klaten Tengah bersinergi menyelenggarakan Pelatihan Medical First Responder (MFR) Gabungan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Agustus 2026, bertempat di Gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten.
Acara pembekalan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Klaten, Bapak Hadi Susanto, S.IP., M.Cs. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa relawan adalah garda terdepan di masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan medis dasar atau Medical First Responder sangat krusial untuk meminimalisir fatalitas korban sebelum bantuan medis lanjutan tiba di lokasi kejadian.

Pelatihan MFR gabungan ini diikuti oleh antusiasme tinggi dari para peserta yang merupakan Relawan perwakilan dari Desa dan Kecamatan di wilayah Ngawen dan Klaten Tengah. Guna memastikan standar materi yang berkualitas, panitia menghadirkan langsung narasumber dan instruktur profesional dari BASARNAS Solo.
Selama tiga hari, para relawan tidak hanya menerima materi kelas, melainkan juga simulasi dan praktik lapangan yang intensif. Materi yang diajarkan meliputi teknik evakuasi korban, penanganan trauma, Resusitasi Jantung Paru (RJP), serta langkah-langkah stabilisasi pasien di medan darurat.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan ditutup secara resmi oleh Kepala Pelaksana (KALAK) BPBD Kabupaten Klaten, Bapak Syahruna, SH. CN. Pada kesempatan tersebut, beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan semangat juang para relawan.Melalui pelatihan gabungan ini, diharapkan
sinergi dan koordinasi antar-relawan lintas kecamatan semakin solid, sehingga Kabupaten Klaten memiliki sumber daya manusia yang semakin siap dan profesional dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa depan.




What's Your Reaction?







